Sweet day

Bersamamu tak ku sangka akan semenarik ini. Kubertanya dalam hati apa yang membuat aku tak bosan duduk berlama-lama di sampingmu. Sekedar mengenggam halus tanganmu. Sekedar menertawakan mimik wajahmu. Sekedar iseng menggoda wajahmu yang senantiasa berkerut padahal hanya menonton tayangan bola.
Tak kutemukan jawaban nya. Yang ku tahu aku hanya ingin bersamamu.

Aku si pecundang, perempuan yang  takut akan sebuah hubungan yang pasti, akhirnya menaklukan diri padamu. Menyerahkan waktuku untuk kamu hadir didalamnya. Menyerahkan ketakutanku untuk kamu lindungi. Menyerahkan hari esokku untuk ikut kamu tata.

Bagiku, hal itu bukanlah hal yang mudah. Tapi kamu buat menjadi mudah.

Kebersamaan yang amburadul ini, semoga terus abadi tak terelak oleh waktu.

Karena waktulah yang kelak akan kita jajah. Dengan cerita kisah aku dan kamu.

Sarangheo

Author: Isma Miranda

Saya Tak ada yang istimewa. Seorang bankir yang senang menulis. Mencoba bertarung di arena kehidupan di Jakarta. Tak indah Tak juga sedih Tapi Jakarta mengajarkan saya untuk bertarung. Saya Hanyalah seorang perempuan yang terus belajar tentang cinta. Cinta kepada Tuhan yang saya wujudkan dengan cinta kepada apa yang saya jalani dan alami.

7 thoughts on “Sweet day”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s