Sekelebat Kata

Haaaiiissssshhhhhh

Aku rindu. Rindu duduk santai sambil meliarkan pikiranku. Rindu untuk memusingkan kepalaku dengan merangkai-rangkaikan kata, memainkan imajinasi liarku akan sesuatu hal.

Saat ini terlalu penuh rasanya kepalaku, karena keliaran itu hanya terendap dalam pikiran. Aku tahu pikiran itu mulai meronta-ronta ingin segera dikeluarkan, dicetuskan dalam lembaran kata.

Keliaran benakku mulai memasuki fase kedewasaan. Karena keliarannya mulai merambah pada kehidupan-kehidupan yang berhasil kutangkap dengan mata kepalaku.

Sulit aku menuliskan cerita cinta lagi. Mengkhayalkan cinta kasih yang sempurna.

Intinya aku rindu…rindu mengisi lembaran blogku di tengah-tengah kesibukan yang memuncak.

*ketjup*

Author: Isma Miranda

Saya Tak ada yang istimewa. Seorang bankir yang senang menulis. Mencoba bertarung di arena kehidupan di Jakarta. Tak indah Tak juga sedih Tapi Jakarta mengajarkan saya untuk bertarung. Saya Hanyalah seorang perempuan yang terus belajar tentang cinta. Cinta kepada Tuhan yang saya wujudkan dengan cinta kepada apa yang saya jalani dan alami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s