Sinar Terangku

Mataku terserang sinar yang menyilaukan. Kupikir itulah terang untuk hidupku. Si Matahari, ternyata hanya bulan dalam cahaya semu. Bukan dia yang untuk hidupku

* Ini cuman sekedar rangkaian kata yang iseng untuk disusun untuk ikut kontes fiksi mini yang diadakan oleh jeng wi3nda

Author: Isma Miranda

Saya Tak ada yang istimewa. Seorang bankir yang senang menulis. Mencoba bertarung di arena kehidupan di Jakarta. Tak indah Tak juga sedih Tapi Jakarta mengajarkan saya untuk bertarung. Saya Hanyalah seorang perempuan yang terus belajar tentang cinta. Cinta kepada Tuhan yang saya wujudkan dengan cinta kepada apa yang saya jalani dan alami.

24 thoughts on “Sinar Terangku”

  1. Permisi mbak,
    mo nanya…
    itu kontes cara ndaftarnya gmn? saya kok ndak mudeng…

    apa cukup dengan nyantumin linknya mbak Wienda?
    demikian, maaf atas sgala khilaf,

    Salam Kontes!

  2. kayanya disini ada rantai makanan yak ??
    hallah,
    magsudnya uda saling knal gthu. . .
    mlai dari frozen, wi3nda, yustha, miranda, macan, , ,
    bner gag si ???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s