Rindu

Aku kembali merindu
Salahnya aku selalu menunggu waktu yang tepat untuk bertemu
Menunggu waktu yang tepat
Tapi tak ku temukan waktu itu

Hingga ku sesak
Hingga ku gelisah
Hingga ku merana

Padahal tak ada waktu yang tepat
Karena semua waktu itu tepat

Tepat untuk bertemu
Tepat untuk melepas rindu
Tepat untuk memadu kasih

Karena semua waktu adalah milikNya
Karena waktu Dialah penentunya

Biarlah aku belum sempat membersihkan diri
Biarlah aku belum sempat menghapus dosa
Karena salah dan dosa selalu mengiringiku

Tapi Dia sebenarnya tidak peduli

Dia hanya menunggu untuk aku datang
Mengadu
Mengucapkan syukur
Dalam setiap munajatku

Malam ini aku beranikan diri untuk bertemu
Terima kasih atas KasihMu

Author: Isma Miranda

Saya Tak ada yang istimewa. Seorang bankir yang senang menulis. Mencoba bertarung di arena kehidupan di Jakarta. Tak indah Tak juga sedih Tapi Jakarta mengajarkan saya untuk bertarung. Saya Hanyalah seorang perempuan yang terus belajar tentang cinta. Cinta kepada Tuhan yang saya wujudkan dengan cinta kepada apa yang saya jalani dan alami.

3 thoughts on “Rindu”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s