LIHATLAH LEBIH DEKAT

 LIHATLAH LEBIH DEKAT

Hatiku sedih
Hatiku gundah
Tak ingin pergi berpisah

Hatiku bertanya
Hatiku curiga
Mungkinkah kutemui kebahagiaan seperti di sini

Sahabat yang selalu ada
Dalam suka dan duka
Sahabat yang selalu ada
Dalam suka dan duka

Tempat yang nyaman
Kala ku terjaga
Dalam tidurku yang lelap

Pergilah sedih
Pergilah resah
Jauhkanlah aku dari
Salah prasangka

Pergilah gundah
Jauhkan resah
Lihat segalanya lebih dekat
Dan ‘kubisa menilai lebih bijaksana

Mengapa bintang bersinar
Mengapa air mengalir
Mengapa dunia berputar
Lihat segalanya lebih dekat

Dan ‘kuakan mengerti

 termenung1am

                                            

Sore semakin mendekati senja, sebentar lagi suara adzan akan berkumandang. Ia bukannya beranjak masuk ke dalam rumah untuk mengambil air wudhu, ia tetap duduk di teras bersama secangkir teh. Teh yang telah ia seduh sejak pukul 3 sore tadi masih tersaji dihadapannya. Ia hanya duduk termenung di teras rumah, memandang lurus ke halaman, halaman yang ibunya buat untuk mempercantik rumah. Ibunya memang penggemar tanaman, dari hobi memasaknya ia beralih hobi bercocok tanam. Kerap kali saat akan pulang ke rumah ibu menitip majalah atau tabloid tanaman, dan kerap kali itu pula ia selalu lupa membawanya. Ia memang tidak memiliki ketertarikan terhadap tamanan, jenis apapun termasuk bunga. Tapi sore itu, sungguh betah ia memandangan pot-pot bunga yang telah disusun oleh ibunya. Menghitung jumlah tanaman yang sama, dan mencoba mengingat-ingat nama tanaman tersebut meski tak kunjung ingat.

 

Sesekali ia alihkan pandangannya dari halaman ke buku yang sedari tadi ia genggam. Buku yang tidak terlalu memikat daya tariknya untuk membaca, hanya untuk sekedar mengisi waktu luang. Sejak tadi pikirannya berkelana, entah hendak ia bawa kemana. Bagaikan seekor bajing melompat dari kurun waktu yang satu ke kurun waktu yang lain.

 

Dari balik jendela terdengar sebuah lagu yang telah lama. Bahkan penyanyi tersebut telah beranjak dewasa menjadi seorang gadis yang cantik. Lagu itu dinyanyikannya saat ia masih kanak-kanak. Suaranya yang indah membuat semua orang menyukainya.

 

Pergilah sedih
   Pergilah resah
   Jauhkanlah aku dari
   Salah prasangka

 

   Pergilah gundah
  Jauhkan resah
  Lihat segalanya lebih dekat
  Dan ‘kubisa menilai lebih bijaksana

 

Teresapi kedalam kalbunya lagu tersebut. Ia mulai berguman sendiri,

 

“Aku ingin rasa sedih dihati ini pergi. Rasanya jenuh selalu bersedih. “

“ Aku tak ingin merasakan kegundahan lagi. “

“ Ingin ku ukir senyum dari hati agar aku bahagia.”

 

Ia kembali terdiam, memandang kosong halaman rumahnya. Mencoba menghardik dirinya sendiri agar bangkit dari kesedihan, dari kegundahan. Perlahan-lahan lagu berjudul Lihatlah Lebih Dekat berputar-putar di kepalanya, seakan sebuah kaset tengah berputar.

 

Adzan telah berkumandang, ia menarik nafasnya dalam-dalam lalu mengeluarkannya perlahan-lahan seraya berkata kepada dirinya sendiri,

 

“Aku masih sedih, resah itu tak terhalaukan menyadari ibuku telah tiada, tapi aku tahu semua sedih, resah akan terlewati, karena semua orang akan pergi. “

“Aku akan coba merapatkan diri pada kenyataan agar aku dapat memandang semua lebih jelas, membuang bayangan semu yang sering kali berkecamuk.”

“Selamat jalan ibu.“

Author: Isma Miranda

Saya Tak ada yang istimewa. Seorang bankir yang senang menulis. Mencoba bertarung di arena kehidupan di Jakarta. Tak indah Tak juga sedih Tapi Jakarta mengajarkan saya untuk bertarung. Saya Hanyalah seorang perempuan yang terus belajar tentang cinta. Cinta kepada Tuhan yang saya wujudkan dengan cinta kepada apa yang saya jalani dan alami.

3 thoughts on “LIHATLAH LEBIH DEKAT”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s